• Bekuk Genoa, Antonio Conte Acungi Jempol Permainan Inter Milan
    Liga Italia

    Bekuk Genoa, Antonio Conte Acungi Jempol Permainan Inter Milan

    Bekuk Genoa, Antonio Conte Acungi Jempol Permainan Inter Milan, Manager Inter Milan, Antonio Conte berasa senang dengan kemenangan teamnya melawan Genoa. Conte menyebutkan Inter benar-benar pantas keluar selaku juara di pertandingan ini sebab bermain dengan bagus di seluruhnya baris.

    Di laga Giornata ke-5 ini, Inter Milan harus menghadiri tempat Genoa. Walau difavoritkan, Inter Milan dibikin frustrasi sama Genoa yang bertahan meeting semenjak awalnya pertandingan.

    Tetapi angin perombakan tiba di set ke-2 . Antonio Conte Acungi Jempol Inter Milan sukses cetak 2 gol ke gawang Il Griffone karena gol Romelu Lukaku serta Danilo D’Ambrosio.

    Conte akui senang dapat menuai kemenangan di pertandingan ini. “Kami mengatur laga semenjak awalnya pertandingan, serta kadang anda langsung dapat cetak gol serta kadang anda harus menanti,” membuka Conte ke Sky Sports Italia.

    Pertahanan Impresif

    Conte kesempatan kali ini memuji spesial untuk beberapa bek Inter Milan. Dia memandang pertahanan Inter benar-benar kuat hingga mereka menguasai menantang Genoa.

    “Menantang Borussia Monchengladbach, statistik memperlihatkan jika kami cuman biarkan mereka membuat 2 shooting pas target, di mana diantaranya berlangsung sebab kami salah umpan.”

    “Ini hari kami tidak biarkan team musuh membuat shooting pas target, serta kami membuat clean sheets.”

    Kesetimbangan Team

    Conte memandang jika musim ini, Inter Milan mempunyai kesetimbangan team yang bagus.

    “Team ini mengenali secara baik apa sebagai kemampuan kami. Ini hari kami bermain dengan optimis.”

    “Saat kami cuman kecolongan 3 gol dari 3 kesempatan saja, itu bermakna jika team ini mempunyai kesetimbangan. Kecolongan itu cuman adalah kekeliruan saja.” katanya.

    Pertandingan Selanjutnya

    Inter Milan kembali lagi menyiapkan diri untuk laga Liga Champions di tengah-tengah minggu kelak. Mereka akan Shakhtar Donetsk di tengah-tengah minggu kelak.

  • Juventus Tidak berhasil Menang, Morata Hanya Dapat Menyesal
    Liga Italia

    Juventus Tidak berhasil Menang, Morata Hanya Dapat Menyesal

    Juventus Tidak berhasil Menang, Morata Hanya Dapat Menyesal, Juventus tidak berhasil mencetak kemenangan waktu hadapi Crotone. Alvaro Morata cuman dapat menyesali hasil yang dicapai teamnya itu. Bianconeri bertemu Crotone di minggu ke-4 Serie A. Pertandingan di Stadio Ezio Scidaitu usai seimbang 1-1. Juventus Tidak berhasil Menang

    Team tuan-rumah sanggup unggul lebih dulu lewat penalti Simeon Tochukwu di menit keduabelas. Tetapi, Juventus sanggup menyamai posisi lewat Alvaro Morata pada menit ke-21. Dalam laga itu, Juventus harus bermain dengan 10 pemain semenjak menit ke-60. Federico Chiesa mendapatkan kartu merah sesudah mencapai kaki pemain tengah Crotone Luca Cigarini. Ini adalah yang ke-2 berturut-turut Juventus bermain dengan 10 orang. Awalnya Adrien Rabiot mendapatkan kartu merah saat Juventus bermain 2-2 melawan AS Roma.

    Penyesalan Morata

    Morata menyesali ketidakberhasilan teamnya raih point penuh dalam laga kesempatan ini. Tetapi, dia memperingatkan beberapa rekannya supaya terus kerja keras untuk raih hasil yang lebih bagus. “Kami menyesal kembali lagi bermain dengan 10 pemain untuk laga ke-2 beruntun serta tidak berhasil menang: kami harus ke lapangan dengan determinasi,” kata Morata di website sah club.

    “Ini ialah masa yang susah untuk seluruh orang, untuk sepakbola serta kehidupan pada umumnya: tapi kami ada pada awal musim, yang penting ialah terus kerja serta bergerak maju.”

    Gol Offside

    Alvaro Morata sebetulnya pernah cetak gol pada menit 76 sesudah manfaatkan umpan masak Juan Cuadrado. Tetapi, gol itu dibatalkan wasit sebab dalam siaran VAR Morata terlebih dahulu offside. “Gol saya yang offside? Sepakbola itu semacam ini, beberapa cm mengganti permainan. Tetapi kami ialah team yang luar biasa serta group yang cantik, kami terus kerja untuk capai arah kami,” pungkasnya.

  • Awas, Real Madrid! Juventus Membidik Edouardo Camavinga
    Liga Italia

    Awas, Real Madrid! Juventus Membidik Edouardo Camavinga

    Awas, Real Madrid! Juventus Membidik Edouardo Camavinga, Real Madrid dikabarkan tertarik mengambil pemain Rennes, Edouardo Camaviga. Tapi gagasan mereka dapat hancur sebab Juventus ikut juga masuk kedalam pemburuan pemain berasal dari Prancis itu. Umur Camavinga baru genap 18 tahun dibulan november kelak. Walau begitu dia sudah mencatat rangkaian catatan istimewah di panggung sepak bola profesional. Sekarang ini, dia telah kumpulkan 38 performa di Ligue1.

    Camavinga jadi salah satunya pemain yang ikut menolong Rennes menepati 4 besar Ligue1 musim kemarin. Banyak club yang menghindari potensinya, tetapi Runnes sukses mempertahankannya di panas musim ini. Juventus Membidik Edouardo Dia mungkin mengundang perhatian sesudah sukses mencatat performa bersama-sama tim nasional Prancis saat menantang Ukraina di panggung UEFA Nations League. Serta dia sukses kantongi 1 gol dalam pertandingan itu.

    Real Madrid Sukai Camavinga

    Tidaklah aneh jika Real Madrid benar-benar ingin jasanya. Ditambah bagian gelandangnya perlu peremanjaan menhingat umur Toni Kroos serta cedera Modric yang sangat tidak muda.

    Sayangnya mereka tidak dapat penerimaan pemain di panas musim ini sebab ada jadwal penghematan. Tetapi beberapa laporan yakni jika team berjulukan Los Merengues itu akan bergerak di tahun depan. Minat itu diterima positif oleh si pemain. Kabar berita mengakui jika pemain kelahiran Miconge, Angola itu tertarik meneruskan kariernya di Santiago Bernabeu.

    Juventus Tertarik

    Walau begitu Real Madrid pantas siaga. Karena Andrea Pirlo sebagai pelatih Jevantus, sama yang disampaikan oleh Tuttosport, tertarik untuk  membawanya ke Turki di musim panas kelak. Juara tahan Serkie A itu sedang giat lakukan peremanjaan dibidang tengahnya. Saat ini mereka perlu figur alternatif buat Sami Khedira yang sudah menua dan sering mengalami cedera.

    Kompetisi bukan hanya tiba di Jevantus saja. Club raksasa lain, seperti PSG serta Manchester United, diberitkan tengah mengawasi peruban Camavinga serta bukan mustahil akan lakukan gerakkan tahun depan.

  • Ada Apa, Napoli? Juventus Telah Ikuti Prosedur Kesehatan Loh
    Liga Italia

    Ada Apa, Napoli? Juventus Telah Ikuti Prosedur Kesehatan Loh

    Ada Apa, Napoli? Juventus Telah Ikuti Prosedur Kesehatan Loh, Juventus menunggu kedatangan Napoli yang akan berkunjung ke markasnya dalam pertandingan kelanjutan Serie A. Tetapi yang dinanti tidak segera memperlihatkan tangkai hidungnya di Allianz Fase. Sebelum laga, Napoli telah minta ke Lega Serie A untuk tunda laga menantang Juventus. Ini karena ada dua pemainnya yang dipastikan positif Covid-19, Piotr Zielinski serta Eljif Elmas.

    Tetapi keinginan itu tidak diterima mentah-mentah, hingga laga semestinya masih berjalan. Meski begitu, Napoli masih bersikukuh tidak untuk melawat ke tempat Juventus. Juventus sendiri sudah datang di atas lapangan di saat yang dipastikan. Serta menurut ketentuan, Juventus semestinya dihadiahi kemenangan dengan score 3-0 sesaat Napoli dipandang mundur dari laga.

    Juventus Telah Ikuti Prosedur Kesehatan

    Napoli sendiri putuskan tidak untuk pergi sesudah faksi kesehatan ditempat meluncurkan satu pengakuan. Dari pengakuan itu, diketahui jika tim Il Partenopei harus jalani karantina mandiri. Tetapi pada hakekatnya, laga tidak dapat dipending sebab Juventus sudah ikuti prosedur kesehatan yang disetujui. Sama seperti yang disebutkan oleh anggota team klinis Juventus, Luca Stefanini, ke Sky Sport Italia.

    “Pengakuan itu tidak berisi hal baru. Dalam masalah yang detil, demikian masalah positif didaftarkan, harus selekasnya ada gelembung yang diresmikan,” tutur Stefanini. “Itu yang kami kerjakan pada pemain, staf, staf klinis, serta piranti laga waktu kami merasakan dua hasil tes positif minggu ini. Dilaksanakan swab, kembali lagi menurut prosedur, yang hasilnya negatif serta oleh karena itu kami dapat bermain,” sambungnya.

    “Saya tidak paham apa Napoli sudah lakukan hal sama. Saya cuman mengenali jika kami menetapkan prosedur serta mengikutinya sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.

    Sangkaan Napoli tidak Ikuti Prosedur Kesehatan

    Juventus sendiri, sama seperti yang disampaikan Andrea Agnelli sebagai presiden, akan lakukan hal sama seperti Napoli bila masalah sama berlangsung. Tetapi dia sangsi jika faksi kesehatan ditempat yang meluncurkan pengakuan itu.

    “Kami pasti tidak pergi, tetapi kami tidak yakin ASL [pihak kesehatan setempat] keluarkan pengakuan itu. Bila memang demikian, pastinya sebab mereka berasa jika ada prosedur yang tidak diiringi,” katanya. “Menurut pandangan saya, ASL tak perlu mengintervensi bila prosedur yang sudah diantar ke semua club diiringi dengan jeli,” ujarnya.

    Prosedurnya sendiri cukup jelas. Club diperkenankan untuk berlaga bila masih mempunyai minimum 13 pemain yang ada, termasuk juga satu kiper.

  • Latih Napoli, Gennaro Gattuso Belum Hubungi Carlo Ancelotti
    Liga Italia

    Latih Napoli, Gennaro Gattuso Belum Hubungi Carlo Ancelotti

    Gennaro Gattuso telah diresmikan sebagai pelatih baru Napoli. Tapi ia belum menghubungi pelatih sebelumnya yang juga mantan mentornya di AC Milan, Carlo Ancelotti.

    Selama ini Gennaro Gattuso dan Carlo Ancelotti sesungguhnya punya hubungan yang amat erat. Selain pernah berbarengan di AC Milan sebagai pemain dan pelatih, mereka juga menjalin pertemanan di luar lapangan.

    Bahkan bagi pelatih yang akrab disapa Rhino itu, Don Carlo telah diakui sebagai bapak sendiri. Namun, hingga waktu ini nyatanya dia belum sempat menghubungi sang mentor.

    “Saya menghendaki menelepon Carlo tadi malam, tapi saya tahu dia masih menghendaki menghabiskan waktu dengan keluarganya. Ini bukan beberapa hari yang enteng bagis saya gara-gara saya tahu kudu mengklarifikasi keputusan saya dengan Carlo dan bicara terhadap staf,” ujar Gattuso kepada Sky Sport Italia, Kamis (12/12/2019).

    “Carlo memperlihatkan diri sebagai orang yang luar biasa. Dia telah layaknya bapak bagi saya gara-gara saya telah bermain lebih berasal dari 300 pertandingan bersamanya. Saya jadi bersalah menghubunginya sebelum laga Liga Champions dan bicara soal ini. Saya pikir kudu menunda pembicaraan ini,” ia menambahkan.

    Kendati demikian, mantan pelatih Milan memastikan bahwa dia dapat terus meminta nasihat Carlo Ancelotti selama melatih I Partinopei. “Saya siap menghubunginya untuk meminta nasihat terhadap saat-saat susah dalam karier saya,” imbuhnya.

    “Dia membernarkan bahwa hari ini dia memberi tahu saya di mana tim dapat tingkatkan performa dan sekali lagi memperlihatkan dirinya sebagai orang yang hebat,” tutup Gennaro Gattuso.

  • Juventus Menyalip Inter Dari Puncak Klasemen Usai Menang Atas Genoa
    Info Sepakbola,  Liga Italia

    Juventus Berhasil Menyalip Inter Dari Puncak Klasemen Setelah Menang Atas Genoa

    Juventus berhasil meraih kemenangan saat menjamu Genoa dalam laga lanjutan Serie A yang digelar di Allianz Stadium, Kamis (31/10/2019). Klub besutan Maurizio Sarri tersebut berhasil menuai kemenangan dengan skor tipis 2-1.

    Tambahan tiga poinmembuat Bianconeri kembali bertengger di puncak klasemen. Mereka mengoleksi 26 poin, unggul satu angka dari Inter Milan yang duduk di peringkat dua. Sementara itu, Genoa yang mengantongi delapan angka masih tertahan di posisi ke-17.

    Pertandingan mulai seru saat memasuki menit ke-30. Juventus sempat menciptakan dua peluang penting yang berasal dari kaki Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo. Namun, dua penyerang Bianconeri itu tak mampu menaklukkan kiper Genoa, Ionut Radu.

    Setelah berupaya mengubah kedudukan, gol yang dinantikan Juventus akhirnya datang. Fans Bianconeri bersorak di menit ke-36 saat sang kapten, Leonardo Bonucci, menyarangkan bola dengan sundulannya usai mendapatkan umpan sepak pojok dari Rodrigo Bentancur. 1-0.

    Sayangnya keunggulan itu tak bertahan lama. Empat menit berselang, jala gawang Juventus dibuat bergetar oleh tembakan Christian Kouame dari luar kotak penalti. Ia mengelabui Gianluigi Buffon yang sudah mati langkah karena salah membaca arah tembakan. 1-1.

    Dengan sisa waktu yang sedikit, kedua tim tak mampu mencetak gol tambahan sampai wasit mengakhiri babak pertama. Juventus serta Genoa harus puas dengan kedudukan imbang 1-1 untuk sementara ini.

    Kemalangan menimpa Genoa di awal babak kedua. Saat laga berjalan lima menit, mereka harus bermain dengan 10 orang usai wasit menarik kartu kuning kedua untuk Francesco Cassata. Lima menit berselang, giliran pemain cadangan, Federico Marchetti, yang diganjar kartu merah.

    Tuan rumah terus memberikan tekanan. Tiga peluang yang tercipta pada awal menit ke-70 dilepaskan oleh masing-masing Federico Bernardeschi, Cristiano Ronaldo, dan Paulo Dybala. Namun tidak ada satupun yang berhasil menyarangkan bola di gawang Genoa.

    Memasuki menit-menit akhir, Juventus juga harus bermain dengan 10 orang. Gelandamg yang masuk pada babak kedua, Adrien Rabiot, juga diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran keras kepada pemain Genoa.

    Juventus gol! Di masa injury time, Juan Cuadrado yang mengirimkan umpan silang berhasil disambut oleh Crisitano Ronaldo. Sayangnya, melalui hasil tayangan ulang VAR, wasit melihat pria asal Portugal itu berada dalam posisi offside. Alhasil, gol pun dianulir.

    Penalti! Drama di injury time! Antonio Sanabria terlihat melanggar Ronaldo di kotak terlarang dan terpantau langsung oleh wasit. Ronaldo yang menjadi eksekutor tidak menyia-nyiakan peluang di depan mata dan berhasil mengubah kedudukan menjadi 2-1!

    Sisa menit yang sedikit tak cukup bagi Genoa untuk menyamakan kedudukan. Alhasil, Juventus tetap unggul dengan skor tipis 2-1 hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya permainan.

  • pepe reina
    Liga Italia

    Blunder Konyol Pepe Reina dan 4 Kartu Merah Genoa VS AC Milan

    Hasil pertandingan pada Genoa vs AC Milan berakhir bersama skor 1-2 didalam laga yang diwarnai bersama empat kartu merah dan termasuk blunder konyol kiper Milan.

    Pepe Reina tadi malam jadi pahlawan, lantas blunder konyol dan lantas jadi pahlawan ulang untuk AC Milan didalam laga tandang yang berakhir bersama skor 2-1 di markas Genoa. Pepe Reina menebus kesalahannya bersama menggagalkan tendangan penalti kala laga memasuki jaman injury time babak kedua.

    Marko Pajac menggantikan Antonio Barreca yang cedera, tapi Rossoneri memperkuat tim mereka bersama Leo Duarte yang menggantikan Mateo Musacchio, Lucas Biglia dan bahkan Jack Bonaventura termasuk jadi starter, ini jadi tim penuh pemain Italia sejak paling akhir kali 25 Oktober 2018.

    Perubahan lain terpaksa dijalankan Milan pada kala pemanasan, Gianluigi Donnarumma terpaksa ditarik dari daftar pemain sebab alasan sakit perut.

    Dan saat laga dimulai, Pepe Reina langsung perlu melakukan penyelamatan sulit menghadapi tembakan Lukas Lerager, beruntung Reina mendapat pertolongan berasal dari Theo Hernandez untuk mengamankan gawang Milan, Genoa dipaksa melakukan perubahan pemain di awal laga, Domenico Criscito cedera hamstring dan digantikan oleh Davide Biraschi.

    Ionut Radu berhasil menepis tendangan bebas Suso, di segi gawang lainnya Reina bekerja lebih keras, ia perlu menggagalkan tembakan Paolo Ghiglione dan Pajac, yang keduanya melalui hadangan Davide Calabria.

    Dan akhirnya di menit ke-41 Pepe Reina melakukan kekeliruan pertamanya, ia memberi Genoa gol pembuka. Lasse Schone melewatkan tendangan bebas berasal dari jarak jauh lebih berasal dari 30 meter dan Reina terlalu keliru menilai arah bola, lebih-lebih seolah-olah ia hampir tidak meregangkan tangannya sementara bola melayang masuk ke gawang AC MIlan, skor 1-0 Genoa memimpin.

    Tuan rumah lagi menghimpit Milan di akhir babak pertama, ketegangan berlangsung terhadap sementara gelandang Riccardo Saponara dikeluarkan berasal dari bangku cadangan Genoa sebab protes berlebihan.

    Giampaolo merombak timnya di babak kedua, menarik terlihat Krzysztof Piatek dan Hakan Calhanoglu dan digantikan oleh Rafael Leao dan Lucas Paqueta.

    Kiper Radu sukses menghambat umpan silang rendah Giampaolo ke arah Leao, tak lama lantas di menit ke-51 Theo Hernandez sukses menyebabkan AC Milan mencetak gol penyama kedudukan. Tendangan bebas dilaksanakan bersama dengan cepat oleh Paqueta dan diberikan kepada Hernandez yang langsung menerobos dan menceploskan bola yang melayang di pada Radu dan tiang dekat dari sudut yang sempit, skor 1-1.

    Di menit ke-53 tinjauan V.A.R sedang berjalan karena tampaknya lengan Biraschi melakukan kontak bersama dengan bola sementara Rafael Leao mengupayakan melewati bek selanjutnya di didalam daerah penalti. Dan wasit pun nampak dan langsung menunjuk ke titik penalti karena bola menegnai tangan Biraschi, tapi tak cuma hadiah penalti, wasit termasuk mengeluarkan kartu kuning karena menghentikan kesempatan mencetak gol! Biraschi yang masuk mengambil alih Criscito di babak pertama diusir dari lapangan!

    Kessie yang menjadi eksekutor penalti dibikin untuk menunggu lebih lama gara-gara wasit memastikan untuk berkata bersama kiper tentang di mana kakinya harusnya ditempatkan, tapi gelandang Milan selanjutnya melewatkan tendangannya bersama sempurna ke sudut kanan bawah gawang Genoa! Skor 1-2 Milan kini memimpin!

    Drama berlanjut, di menit ke-79 giliran Calabria diusir keluar! Bek kanan Milan itu gagal menendang bola bersama sempurna, yang sangat mungkin Kouame merebut bola dan melaju bersama serangan balik. Secara naluriah Calabria menarik penyerang Genoa tersebut, sayangnya dia udah mendapat kartu kuning, mengakibatkan wasit tidak miliki pilihan lain tak hanya mengusirnya! Milan sekarang bermain bersama 10 pemain juga!

    Di menit ke-90 Genoa mendapatkan hadiah penalti berkat Kouame! Striker Genoa selanjutnya bebas bergerak mengarah gawang Milan dan Pepe Reina nampak gawang mengusahakan menyingkirkan bola – bukan bola yang ia dapat, tapi tumit Kouame and penalti ke gawangnya!

    Di menit 90+2 wasit melihat VAR, ofisial keempat mengindikasikan tambahan lima menit di akhir pertandingan. Saat melihat VAR terlihat ini sesungguhnya adalah pelanggaran yang tak terlampau keras, tapi Pepe Reina terlampau menghajar tumit Kouame.

    Satu menit kemudian, Pepe Reina yang nyaris dihujat gara-gara menyia-menyiakan keunggulan gara-gara ulahnya menjegal Kouame, langsung menjadi pahlawan bersama dengan mengagalkan tendangan penalti Schone, mendorong bola menjauh berasal dari bahaya! Milan tetap memimpin hingga pertandingan berakhir!

  • Juventus Dan Manchester City Tukar Pemain Joao Cancelo dengan Danilo
    Liga Italia

    Juventus Dan Manchester City Tukar Pemain Joao Cancelo dengan Danilo

    Asikgoal.com – City resmi menyelesaikan proses transfer bek kanan Juventus, Joao Cancelo. Harga transfer pemain asal Portugal itu menembus angka 60 juta pounds.

    Kesepakatan berlangsung dengan kepindahan  fullback Manchester City, Danilo, dengan banderol 34,1 juta pounds.

     

    Melalui akun Twitter resmi klub, Juventus mengumumkan secara resmi Danilo sebagai rekrutan anyar mereka pada Kamis (8/8/2019) WIB.

    Seperti dikutip dari laman resmi klub, Juventus sepakan mengontrak Danilo dengan durasi lima tahun alias sampai 30 Juni 2024.

    Juventus mendapatkan Danilo dari Manchester City setelah setuju menukarnya dengan bek sayap Joao Cancelo.

    Cancelo telah menandatangani kontrak hingga musim panas 2025. Ia jadi pemain ketiga yang didaratkan City pada musim panas, setelah Angelino dan Rodri.

     

    “City adalah klub yang fantastis, dengan manajer yang brilian dan saya senang berada di sini,” kata Cancelo.

    “Segala sesuatu tentang mereka membuat saya terkesan, dari fasilitas, hingga gaya permainan mereka.

    “Saya selalu mencari untuk mengembangkan permainan saya dan memenangkan trofi dan saya percaya saya bisa melakukannya di sini, jadi sekarang saya benar-benar menantikan musim baru dan menguji diri di Liga Premier.”

    Cancelo, yang dikenal sebagai fullback yang agresif saat menyerang dan juga bisa bermain di sektor kiri, bergabung dengan Juventus dari Valencia dengan nilai transfer 35 juta poundsterling pada 2018 setelah satu musim dipinjamkan ke Inter Milan.

    Dia adalah bagian dari skuat Timnas Portugal yang memenangkan UEFA Nations League pada bulan Juni lalu, meskipun dia tidak bermain. Pemain berusia 25 tahun diyakini Pep Guardiola bisa memperkaya opsi di dua sisi melebar pertahanan Manchester City.

    Direktur Sepak Bola Manchester City, Txiki Begiristain mengatakan: “Joao adalah pemain bagus dan bek sayap yang luar biasa yang akan memberi kami ancaman nyata di sisi kanan.

    “Kami telah terkesan dengan kemajuannya dan tidak ragu ia dapat terus bersinar di sini di Manchester.

    “Dia cocok dengan profil pemain yang kita inginkan di sini di Manchester City. Tahun-tahun terbaiknya ada di depannya, dia secara teknis cakap dan memiliki atribut fisik yang kita inginkan.”

    Manchester City mengontrak Danilo dari Real Madrid dengan nilai 26,5 juta pounds pada tahun 2017. Pemain Brasil, yang telah menyetujui kontrak lima tahun di Juve, telah terlibat dalam kemenangan gelar Premier League berturut-turut di bawah manajer Pep Guardiola tetapi jarang jadi pilihan utama di klub.