• Kerugian Chelsea Pada Musim Ini Mencapai 100 Juta Poundsterling
    Info Sepakbola

    Kerugian Chelsea Pada Musim Ini Mencapai 100 Juta Poundsterling

    Kegagalan Antonio Conte membawah Chelsea bermain di Liga Champions musim 2018/19 ternyata membawa dampak tim London Biru itu mengalami kerugian jutaan poundsterling.

    Dikutip peluitgol.com dari Daily Mail, Rabu (1/1/2020) kerugiaan yang dialami Chelsea dikarenakan absen di Liga Champions itu menggapai angka 96,6 juta poundsterling.

    Chelsea telah memberitakan kerugian sebesar 96,6 juta poundsterling untuk th. finansila yang berakhir 30 Juni 2019,” tulis laporan resmi Chelsea.

    Padahal di periode sebelumnya menurut laporan tersebut, di 2017 dan 2018 tim yang waktu ini diasuh oleh Frank Lampard tersebut meraup laba lumayan besar. Kerugian yang menggapai jutaan poundsterling itu belum termasuk ongkos berkenaan penjualan dan pembelian pemain anyar.

    CEO Chelsea Bruce Buck mengatakan bahwa perkembangan penghasilan Chelsea sepanjang lebih dari satu musim paling akhir sebenarnya lumayan mengkhawatirkan. Namun pihaknya yakin bahwa perihal tersebut mampu dilalui.

    “Meski begitu kemenangan dan bermain di Liga Europa terhadap musim itu lumayan menolong dan terhadap musim ini mampu kembali bermain di kompetisi Liga Champions,” kta Bruce.

    “Klub yang waktu ini dipimpin oleh Frank Lampard mendatangkan optimisme bahwa klub berada di posisi yang tepat untuk mempertahankan kesuksesan baik di di dalam ataupun di luar lapangan,” tutup Bruce.

  • Setelah pulih dari cedera Son Heung-min kembali cetak dua gol
    Info Sepakbola

    Setelah pulih dari cedera Son Heung-min kembali cetak dua gol

    Son Heung-min pulih dari trauma patah kaki Andre Gomes, mencetak dua dari empat gol Tottenham ke gawang Red Star Belgrade, Kamis (7/11).

    Meski dibayangi teror oleh pendukung salah satu tim paling menakutkan di Eropa, Tottenham selamat dari tekanan itu dan tambah mencetak empat gol ke gawang Red Star Belgrade. Dan dua dari empat gol itu dilesakkan oleh Son Heung-min, top skor Spurs di ajang Eropa yang mengoleksi lima gol dari empat tampilan di ajang Liga Champions musim ini.

    Tottenham memasuki stadion lewat lorong yang penuh bersama dengan intimidasi terhadap siapa pun tim tamu di Rajko Mitic Stadium, tetapi mereka tampil benar-benar dominan terhadap laga tersebut, menguasai si bundar sampai 70% dan mencatatkan enam tembakan on tujuan dan juga 10 serangan lainnya. Bandingkan itu bersama dengan tiga shots on tujuan oleh tuan rumah Red Star dan nol percobaan serangan lainnya.

    Meski Son Heung-min mencetak dua gol tetapi fokus pertandingan Red Star Belgrade vs Tottenham bakal berpusat terhadap gol pertama oleh Giovani Lo Celso. Ada empat tembakan terblokir sepanjang beberapa detik di depan gawang tuan rumah, sebelum akan Lo Celso menyambar bola muntah menjadi gol pertama terhadap menit 34. Lihat sendiri di bawah ini, tembakan pertama dari Harry Kane memantul di tiang kiri. Bola muntah disambar satu pemain SPurs dan terblokir pemain lawan. Bola lantas dikirimkan ke tiang jauh dan disediakan sebagai umpan masak di depan gawang lawan oleh Kane, disambar Son tetapi memantul di mistar gawang dan baru setelah itu Lo Celso turun tangan. 0-1!

    Setelah itu barulah Son Heung-min dua kali menjebol gawang Red Star bersama dengan aksinya terhadap menit 57 dan 61. Gol pertama pemain Korea itu berawal dari serangan balik kilat oleh Tanguy Ndombele ke Dele Alli, yang mengoper ke Son di sisi kirinya. Sang pemin lantas menembak ke sudut kiri atas gawang Milan Brojan. 0-2!

    Selisih beberapa menit saja Son berikan Tottenham gol ketiga malam tadi di Rajko Mitic Stadium. Gol ini berawal dari operan Kane ke Danny Rose di sisi kiri kotak yang lantas mengirim crossing ke sisi lain gawang di mana Son berlari masuk tanpa penjagaan serupa sekali dan menyepak ke sudut atas gawang Brojan. 0-3! Son Heung-min benar-benar telah pulih!

    Saat kita mengira bahwa tidak bakal ada gol lagi, Christian Eriksen menambahkan gol terhadap menit 85 pertandingan di Rajko Mitic Stadium ini. Hasil Red Star Belgrade vs Tottenham usai bersama dengan skor 0-4 bersama dengan sang pemain Korea mempertunjukkan kekuatan dirinya. Ia telah mencetak lima gol musim ini di ajang Liga Champions.

  • Kekecewaan mendalam Antonio Conte atas kekalahan atas Dortmund
    Info Sepakbola

    Kekecewaan mendalam Antonio Conte atas kekalahan atas Dortmund

    Hasil buruk dituai Inter Milan saat melawat ke kandang Borussia Dortmund, Rabu (6/11/2019) dini hari WIB. Unggul dua gol terlebih dahulu, mereka malah kalah 2-3. Hal itu membuat pelatih Antonio Conte kecewa.

    Dalam laga yang berlangsung di Signal Iduna Park, Inter Milan unggul 2-0 pada babak pertama berkat gol-gol yang dicetak Lautaro Martinez dan Matias Vecino. Namun, pada babak kedua, Borussia Dortmund membalikkan keadaan lewat brace Achraf Hakimi dan satu gol dari Julian Brandt.

    Mengenai hasil tersebut, Antonio Conte menunjuk satu faktor utama. Dia mengeluhkan jumlah pemain yang ada di skuat Inter Milan. Menurut dia, dengan skuat seperti ini, sulit untuk memperoleh hasil baik di banyak kompetisi.

    “Ada keterbatasan dalam menghadapi Liga Champions dan Serie A secara bersamaan. Kami hanya punya sedikit pemain, sesuatu yang harus dibayar pada akhirnya,” kata Antonio Conte seperti dikutip asikgoal.com dari Tuttomercatoweb. “Ada beberapa pemain yang tampil pada enam laga beruntun.”

    Meskipun demikian, eks pelatih Juventus dan Chelsea itu menampik dirinya tengah merajuk kepada manajemen. Dia menegaskan, klub tahu persis apa yang harus dilakukan. Dia hanya menyesalkan kesalahan perencanaan pada awal musim.

    “Saya tak peduli soal Januari atau Februari. Kami seharusnya sudah merencanakan musim ini dengan jauh lebih baik. Kami telah membuktikan mampu menyulitkan siapa pun saat dalam performa apik. Namun, ada pemain-pemain yang terus-menerus bermain,” urai dia.

    Lebih lanjut, Antonio Conte mengatakan, Inter Milan juga tak beruntung karena beberapa pemain dilanda cedera. “Kami dalam keadaan darurat dengan tiga pemain cedera: (Kwadwo) Asamoah, (Danilo) D’Ambrosio, dan (Roberto) Gagliardini,” kata dia lagi.

    Soal hasil akhir dan permainan, Antonio Conte hanya berujar, “Ini sama dengan yang terjadi di Barcelona. Faktanya, ini bahkan lebih buruk karena kami punya keunggulan dua gol.”

  • Thorgan Hazard mengaku belum dapat melupakan kekalahan dari Inter
    Liga Jerman

    Thorgan Hazard mengaku belum dapat melupakan kekalahan dari Inter

    Penyerang Borussia Dortmund, Thorgan Hazard, mengaku tetap belum dapat melewatkan kekalahan dari Inter Milan sebagian pas lalu. Ia pun siap mempunyai Der BVB membungkam Inter terhadap partai Liga Champions tengah pekan nanti.

    Dortmund memang dipaksa untuk mengakui kelebihan Inter terhadap partai matchday tiga Liga Champions sebagian pas lalu. Ketika itu, Nerazzzurri berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0 berkat gol Lautaro Martinez dan Antonio Candreva.

    “Kami menelan kekalahan di markas Inter. Tentu kita inginkan menang kala menjamu mereka nanti. Saya rasa, situasi di pertandingan nanti dapat tidak sama karena kita dapat mendapat dukungan oleh ribuan suporter yang hadir. Saya menghendaki kita dapat dapat bermain baik dan menang,” ujar Thorgan Hazard dikutip dari laman resmi Bundesliga.

    Balas dendam bukanlah salah satu misi dari Hazard di laga nanti. Pemain asal Belgia itu pun mengaku inginkan memberikan kontribusi artinya dengan mencetak gol ke gawang Samir Handanovic.

    “Kami perlu dapat bermain baik dan mencetak gol. Mungkin, saya dapat memiliki peran mutlak di balik terciptanya gol kita di partai nanti. Setelah kemenangan atas Woflsburg, kita siap hadapi Inter dengan situasi tim yang amat baik,” tandas Hazard.

    Kekalahan dari Inter membuat Dortmund pas ini menghuni posisi tiga di klasemen grup F dengan koleksi empat poin dari tiga laga. Hanya kalah head to head dari Nerazzurri yang termasuk mengoleksi empat poin dan menduduki posisi runner up.

  • Liverpool kembali terselamatkan dari kekalahan pada musim ini
    Info Sepakbola,  Liga Inggris

    Liverpool kembali terselamatkan dari kekalahan pada musim ini

    Liverpool selamat dari kekalahan pertamanya musim ini setelah dua gol terjadi pada menit-menit akhir pertandingan Liga Inggris, Sabtu (2/11).

    Semua orang mengira Liverpool akan mencicipi kekalahan pertamanya musim 2019/2020 setelah hampir selama 90 menit tertinggal 1-0 oleh Aston Villa pada laga di Villa Park. Beruntung bek Inggris Andy Robertson menyelamatkan muka The Reds dengan golnya selisih tiga menit dari waktu akhir. Dan pada masa injury time Sadio Mane menambahkan gol keduanya. Skor 1-2 bertahan sampai peluit panjang berbunyi.

    Pemain tuan rumah Trezeguet mengejutkan anak-anak Juergen Klopp dengan golnya pada menit 21. Setelah itu meski melancarkan enam tembakan on target dan percobaan serangan yang melenceng sabanyak 10 kali, The Reds gagal mencetak gol sampai pada menit 87 ketika Andy Robertson menyamakan kedudukan 1-1. Dan sekali lagi ketika semua orang mengira laga akan usai imbang 1-1, Sadio Mane mencetak gol saat pertandingan memasuki menit-menit akhir injury time, mungkin sekitar satu menit jelang peluit panjang ditiup wasit.

    Ini merupakan kesekian kalinya Liverpool selamat dari kekalahan akibat determinasi mereka sampai pada detik-detik terakhir. Laga terkini The Reds dengan modal para pemain muda mereka di ajang Piala Liga )(Carabao Cup) juga menyamakan skor 5-5 lawan Arsenal pada menit-menit akhir, sebelum menang adu penalti dan lolos ke perempat final turnamen itu.

    Gol penyama skor 1-1 oleh Andy Robertson terjadi setelah tak seorang pun dari pemain belakang Villa menyadari bek Inggris itu berlari masuk untuk menyambar umpan silang Sadio Mane dan menanduknya ke gawang yang menganga kosong. Sementara gol terakhir terjadi melalui bola mati tendangan sudut. Sang pemain Senegal melepaskan diri dari kawan dan menanduk bola, memanfaatkan kelengahan para pemain tuan rumah yang sedang bermimpi pertandingan Liga Inggris ini secepatnya berakhir dan mereka mengejutkan sang pemimpin klasemen.

    Mimpi itu tidak terjadi. Dua gol pada menit-menit akhir selamatkan Liverpool, yang memastikan pulang dari Villa Park dengan tiga poin, dan membawa mereka menjauh enam poin di atas Manchester City pada papan klasemen Liga Inggris.

  • Juventus Menyalip Inter Dari Puncak Klasemen Usai Menang Atas Genoa
    Info Sepakbola,  Liga Italia

    Juventus Berhasil Menyalip Inter Dari Puncak Klasemen Setelah Menang Atas Genoa

    Juventus berhasil meraih kemenangan saat menjamu Genoa dalam laga lanjutan Serie A yang digelar di Allianz Stadium, Kamis (31/10/2019). Klub besutan Maurizio Sarri tersebut berhasil menuai kemenangan dengan skor tipis 2-1.

    Tambahan tiga poinmembuat Bianconeri kembali bertengger di puncak klasemen. Mereka mengoleksi 26 poin, unggul satu angka dari Inter Milan yang duduk di peringkat dua. Sementara itu, Genoa yang mengantongi delapan angka masih tertahan di posisi ke-17.

    Pertandingan mulai seru saat memasuki menit ke-30. Juventus sempat menciptakan dua peluang penting yang berasal dari kaki Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo. Namun, dua penyerang Bianconeri itu tak mampu menaklukkan kiper Genoa, Ionut Radu.

    Setelah berupaya mengubah kedudukan, gol yang dinantikan Juventus akhirnya datang. Fans Bianconeri bersorak di menit ke-36 saat sang kapten, Leonardo Bonucci, menyarangkan bola dengan sundulannya usai mendapatkan umpan sepak pojok dari Rodrigo Bentancur. 1-0.

    Sayangnya keunggulan itu tak bertahan lama. Empat menit berselang, jala gawang Juventus dibuat bergetar oleh tembakan Christian Kouame dari luar kotak penalti. Ia mengelabui Gianluigi Buffon yang sudah mati langkah karena salah membaca arah tembakan. 1-1.

    Dengan sisa waktu yang sedikit, kedua tim tak mampu mencetak gol tambahan sampai wasit mengakhiri babak pertama. Juventus serta Genoa harus puas dengan kedudukan imbang 1-1 untuk sementara ini.

    Kemalangan menimpa Genoa di awal babak kedua. Saat laga berjalan lima menit, mereka harus bermain dengan 10 orang usai wasit menarik kartu kuning kedua untuk Francesco Cassata. Lima menit berselang, giliran pemain cadangan, Federico Marchetti, yang diganjar kartu merah.

    Tuan rumah terus memberikan tekanan. Tiga peluang yang tercipta pada awal menit ke-70 dilepaskan oleh masing-masing Federico Bernardeschi, Cristiano Ronaldo, dan Paulo Dybala. Namun tidak ada satupun yang berhasil menyarangkan bola di gawang Genoa.

    Memasuki menit-menit akhir, Juventus juga harus bermain dengan 10 orang. Gelandamg yang masuk pada babak kedua, Adrien Rabiot, juga diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran keras kepada pemain Genoa.

    Juventus gol! Di masa injury time, Juan Cuadrado yang mengirimkan umpan silang berhasil disambut oleh Crisitano Ronaldo. Sayangnya, melalui hasil tayangan ulang VAR, wasit melihat pria asal Portugal itu berada dalam posisi offside. Alhasil, gol pun dianulir.

    Penalti! Drama di injury time! Antonio Sanabria terlihat melanggar Ronaldo di kotak terlarang dan terpantau langsung oleh wasit. Ronaldo yang menjadi eksekutor tidak menyia-nyiakan peluang di depan mata dan berhasil mengubah kedudukan menjadi 2-1!

    Sisa menit yang sedikit tak cukup bagi Genoa untuk menyamakan kedudukan. Alhasil, Juventus tetap unggul dengan skor tipis 2-1 hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya permainan.

  • Henderson memuji penampilan Fabinho yang sangat impresif
    Info Sepakbola,  Liga Inggris

    Henderson memuji penampilan Fabinho yang sangat impresif

    Jordan Henderson memberikan pujian untuk penampilan impresif Fabinho ketika Liverpool mengalahkan Tottenham Hotspur 2-1 akhir pekan lalu. Fabinho tampil prima terhadap laga tersebut, terutama di lini tengah.

    Pertandingan itu berlangsung sukar bagi Liverpool. Harry Kane mengakibatkan kejutan lewat gol di menit pertama, The Reds langsung tertinggal pas pertandingan baru dimulai.

    Di pas yang sama, kemenangan itu juga menunjukkan mental juara yang dimiliki skuad Liverpool pas ini. Mereka selamanya fokus, menerapkan taktik, dan konsisten mengupayakan mencetak gol.

    Akhirnya perjuangan Liverpool terbayar lewat dua gol di babak kedua, ada peran Henderson di balik itu, juga Fabinho. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

    Pada laga tersebut, Fabinho bermain sebagai gelandang jangkar didalam formasi tiga gelandang. Permainannya begitu solid, nyaris tanpa cacat.

    Fabinho juga merupakan salah satu pemain Liverpool yang paling banyak menempuh menit bermain sejauh ini. Dia selamanya menjadi pilihan utama, terutama terhadap laga-laga sulit.

    “Fabinho telah tampil luar biasa. Performa bagus lainnya dari dia. Dia amat bagus di posisi itu [holding midfielder]. Saya telah bermain di posisi itu lumayan lama dan aku tau posisi itu amat sulit,” buka Henderson kepada Metro.

    “Dia prima di sana. Dia sanggup membaca permainan bersama dengan amat baik. Bisa menghentikan serangan lawan sekaligus mengawali serangan kami. Dia pemain menakjubkan yang sedang didalam performa apik, semoga sanggup berlanjut.”

    Lebih lanjut, Henderson mengaku senang bersama dengan kondisi skuad Liverpool sekarang. Ada banyak pemain hebat yang sanggup isi posisi gelandang. Menit bermainnya bisa saja tidak sebanyak dahulu, tapi justru itu yang pertanda skuad tangguh.

    “Kami mempunyai banyak gelandang bagus dan pemain-pemain unik yang sanggup jalankan banyak hal berbeda. Saya kira itu bagus untuk pelatih, sebab taktik kita terkait terhadap setiap pertandingan,” lanjut Henderson.

    “Namun, aku rasa kita semua tampil di level yang amat tinggi dan kita hanya wajib konsisten mendorong satu serupa lain di sesi latihan dan didalam pertandingan. Pada akhirnya, kita semua inginkan hal yang sama,” tandasnya

  • Satgas Antimafia Bola menangkap 9 orang terkait pengaturan skor
    Info Sepakbola

    Satgas Antimafia Bola menangkap 9 orang terkait pengaturan skor

    Satgas Antimafia Bola menangkap sejumlah orang tentang dugaan pengaturan skor di laga tuan tempat tinggal Kalteng Putra kontra Persela Lamongan yang berlangsung pada Minggu (27/10/2019).

    Tercatat, Satgas Antimafia Bola menangkap 9 orang yang diduga terlibat didalam pengaturan skor di pertandingan tersebut. Mereka ditangkap pada pukul 03.00 WITA dini hari tadi di Hotel Fovere, Palangka Raya oleh satgas bersama dengan Resmob Ditreskrimum Polda Kalteng.

    ”Kami informasikan kejadian tangkap tangan yang ditunaikan tim satgas mafia bola mabes Polri dan Polda Kalteng,” kata Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan didalam konferensi pers tadi pagi, dikutip asikgoal.com berasal dari Jawa Pos.

    ”Ini tentang bersama dengan pertandingan Kalteng Putra versus Persela Lamongan. Dari kontrol tadi malam, ada sembilan orang yang kami amankan,” tuturnya.

    Sembilan orang tersebut adalah terdiri berasal dari wasit, asisten wasit, wasit cadangan, inspektur wasit, dan komisi pertandingan. Juga, ditunaikan kontrol kepada bendahara klub Kalteng Putra, bendahara panpel Kalteng Putra, dan juga seorang penghubung dengan kata lain LO.

    Kini, mereka tengah didalam kontrol yang ditunaikan oleh pihak kepolisian. Sejumlah bukti didapat merasa berasal dari dokumentasi foto hingga kiriman rekening kepada tiap-tiap mereka.

    ”Saat ini tengah ditunaikan pendalaman pemeriksaan. Kami benarkan ada penangkapan tadi malam,” kata Kombes Pol Hendra Rochmawan.

    ”Untuk saat ini kami tetap belum didalam Info data. Tapi yang mampu kami berikan dokumentasi terdapatnya foto berasal dari HP sembilan orang yang kami periksa. Ada kiriman rekening kepada mereka,” ujarnya.

    Laga antara Kalteng Putra kontra Persela Lamongan di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya itu sendiri berakhir bersama dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah.

    Berikut nama-nama yang diperiksa di Polda Kalteng: Ikhsan Prasetya Jati (wasit), Muchlish (asisten wasit 1), Karnedi (asisten wasit 2), Dodi Setia P (wasit cadangan), Jerry Elly (inspektur wasit), Fani Adi Nugroho (komisi pertandingan), Khairul Fahmi (bendahara Kalteng Putra), Febri Agung (bendahara panpel), dan Hamzin (LO).

  • Villas-Boas menyebut bahwa Mbappe adalah mega bintang masa depan
    Info Sepakbola,  LIga Perancis

    Villas-Boas menyebut bahwa Mbappe adalah mega bintang masa depan

    Pelatih Marseille, Andre Villas-Boas, menilai striker Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe, adalah penerus alami dua ikon sepak bola, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Hal ini ia katakan jelang pertemuan ke dua klub.

    Sebagaimana diketahui sejak memulai debut profesional bersama dengan AS Monaco, kebolehan Mbappe sebetulnya langsung jadi perbincangan. Penampilan impresifnya selanjutnya pun sebabkan PSG kepincut dan memboyongnya berasal dari Monaco bersama dengan mahar sebesar 180 juta euro atau sekira Rp2,8 triliun.

    Meski direkrut bersama dengan mahar selangit tidak sebabkan Mbappe tertekan, ia justru tampil jadi menggila bersama dengan PSG. Bahkan sejak direkrut terhadap musim panas 2017 hingga kini, Mbappe jadi andalan di lini serang Les Parisiens –julukan PSG.

    “Mbappe adalah penerus alami Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo untuk Ballon d’Or,” kata Villas-Boas di Soccerway.

    Pelatih asal Portugal itu termasuk mengkaji kebolehan PSG. “Skuat yang dimiliki PSG luar biasa, termasuk dipersatukan bersama dengan baik tahun ini. Mauro Icardi udah beradaptasi bersama dengan baik.”

    “Dengan cedera terhadap Thomas Meunier dan Ander Herrera, saya tidak memahami apa yang dapat dilakukan Thomas Tuchel. Dia termasuk punya Angel Di Maria, yang dalam bentuk luar biasa.”

    “Perbedaan pada ke dua tim benar-benar besar, namun kita tidak dapat pergi ke Paris untuk jadi anggota berasal dari pesta PSG. Kami dapat mencoba memenangkan permainan. Anda wajib berkeringat untuk trofi namun termasuk penting untuk selesaikan pertandingan tanpa cedera atau suspensi,” Villas-Boas menambahkan.

  • Tujuh pemain Real Madrid menolak kedatangan Mourinho
    Info Sepakbola

    Tujuh pemain Real Madrid menolak kedatangan Mourinho

    Tujuh bintang Real Madrid – dua Prancis, dua Spanyol, dua Brasil – tak menghendaki klub mendatangkan Jose Mourinho lagi ke Santiago Bernabeu.

    Sepertinya desas-desus Jose Mourinho bakal lagi ke Real Madrid sudah mulai merubah klub dengan sejumlah pemain Los Blancos pas ini bekerja ekstra keras supaya manajer pas ini Zinedine Zidane tidak dipecat dan Mourinho ditunjuk kembali.

    Surat kabar Spanyol, AS, melaporkan bahwa sebanyak tujuh bintang Real Madrid – Sergio Ramos, Marcelo, Karim Benzema, Raphael Varane, Luka Modric, Nacho Fernandez dan Casemiro – yang seutuhnya bermain di bawah asuhan Mourinho disaat ia mengatasi klub ini antara tahun 2010 hingga 2013 – tidak menghendaki ada perubahan didalam manajemen pas ini, khususnya disaat klub sedang mengalami masa-masa yang sulit.

    Awal pekan ini, dilaporkan bahwa Zidane dianggap bakal dipecat kecuali Los Merengues hingga kalah dari Galatasaray di babak penyisihan Grup A Liga Champions, hari Rabu (23/10) lalu. Namun, Los Blancos sukses menggapai kemenangan 1-0 melawan raksasa Turki berikut dan pelatih asal Prancis itu terhitung sukses mempertahankan pekerjaannya di Santiago Bernabeu, setidaknya untuk pas ini.

    Sementara itu, Mourinho sendiri baru-baru ini mengklaim bahwa pengalamannya sebagai pelatih Real Madrid adalah yang paling baik didalam karirnya manajerialnya sejauh ini. Mengingat fakta bahwa ia sudah mengatasi tim seperti Porto, Chelsea, Inter Milan, dan Manchester United, klaimnya itu serupa sekali tidak buruk.

    Manajer berusia 56 tahun itu memenangkan gelar La Liga 2011-12, Copa del Rey dan Supercopa de Espana sebelum ia lagi ke Chelsea, jadi pelatih klub asal London barat itu untuk kedua kalinya. Sebelumnya, ia terhitung dulu memenangkan Liga Champions dua kali (masing-masing dengan Porto dan Inter) dan lebih dari satu gelar liga (Liga Inggris dengan Chelsea dan Serie A dengan Inter) juga.